Strategi Penilaian Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab

I. PENDAHULUAN
Evaluasi kurikulum memegang peranan penting baik dalam penentuan kebijaksanaan pendidikan pada umumnya, maupun pada pengambilan keputusan dalam kurikulum setelah komponen kurikulum yang meliputi tujuan, materi, strategi pembelajaran dan media. Hasil-hasil evaluasi kurikulum dapat digunakan oleh pemegang kebijaksanaan pendidikan dan pengembang kurikulum dalam memilih dan menetapkan kebijaksanaan pengembangan system pendidikan dan pengembangan model kurikulum yang digunkanan. Hasil-hasil evaluasi kurikulum juga dapat digunakan oleh para guru-guru, kepala sekolah, dan para pelaksana pendidikan lainnya dalam memahami dan membantu perkembangan siswa, memilih bahan pelajaran, memilih metode dan alat-alat bantu pelajaran, cara penilaian dan fasilitas pendidikan lainnya.
Dalam makalah ini, kami akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan penilaian sebagai salah satu aspek evaluasi.

II. RUMUSAN MASALAH
a] Apa yang membedakan antara evaluasi dengan penilaian?
b] Bagaimana tujuan yang terkandung dalam strategi menilai?
c] Bagaimana prinsip penilaian dalam pengembangan kurikulum?
d] Bagaimana bentuk strategi menilai dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Arab?

III. PEMBAHASAN
A Evaluasi dan Penilaian
Secara garis besar, penilaian (assessment) dapat diartikan sebagai proses penentukan keadaan di mana tujuan dapat dicapai. Secara sederhana penilaian adalah proses menentukan nilai, sifatnya kualitatif ( misalnya lulus, tidak lulus; terpuji, memuaskan, cukup; atau A, B, C, D, dll). Sedangkan evaluasi (evaluation) adalah kegiatan yang dirancang untuk mengukur keefektifan suatu sistem pendidikan secara keseluruhan, termasuk kurikulum, assessment, pelaksanaannya, pengelolaannya, Dan lain-lain. Maka evaluasi lebih luas ruang lingkupnya daripada penilaian (assessment) .Evaluasi dapat dilakukan baik melalui pengukuran maupun tanpa pengukuran, karena pengukuran hanyalah bagian dari evaluasi.
Beberapa penjelasan yang dapat kita fahami untuk membedakan makna dari istilah evaluasi dan penilaian, di antaranya, sebagaimana pendapat Wand dan Brown dalam bukunya Zainal Arifin mengemukakan evaluasi adalah”…refer to theact or process to determining.” Dengan kata lain evaluasi adalah proses mengumpulkan data untuk mengambil keputusan dengan menggunakan pertimbangan-pertimbangan nilai (value judgement). Diantara pertimbangan yang digunakan dalam mengambil keputusan adalah:
a. Patokan yang telah ditentukan
b. Criteria
Data-data yang dikumpulkan dalam evaluasi ada dua macam yaitu dapat berupa angka-angka dan non angka. Data yang berupa angka dikumpulkan dengan suatu proses yang disebut pengukuran (measurement), data yang non angka dikumpulkan dengan suatu proses yang disebut non pengukuran .
B Tujuan Penilaian
Secara garis besar tujuan penilaian :
1. Keeping track (penelusuran):suatu penelusuran agar anak didik tetap sesuai dengan rencana
2. Checking-up (pengecekan): penilaian yang bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya kelemahan-kelemahan yang di alami anak didik dalam pembelajaran
3. Finding-out (pencarian) :mencari dan menemukan hal0hal yang menyebabkan terjadinya kelemahan dan kesalahan dalam proses pembelajaran
4. Summing –up (penyimpulan):menyimpulkan tingkat penguasaan kemampuan anak didik pada kompetensi yang diterapkan
Sedangkan tujuan-tujuan penilaian pendidikan meliputi:
a. Mendeskripsikan kecakapan belajar para peserta didik sehingga dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya
b. Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran disekolah
c. Menentukan tindak lanjut hasil penilaian
d. Memberikan pertanggung jawaban dari pihak sekolah kapada pemangku kepentingan
e. Untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik
f. Untuk memantau kemajuan dan mendiaknosis kesulitan belajar.

C Fungsi Penilaian
a. Quality Control (kualifikasi/standar kompetensi minimal)
b. Motivator (kondisi memaksa, penekanan)
c. Public Accountability (info. ke publik, orang tua, stakholder)
d. Selection (penjuru., seleksi, penempat, perkemb. kompetensi)
e. Diagnostic (kelemahan, perbaikan, umpanbalik)
f. Legitimation (pengakuan, sertifikasi, lisensi)

D Prinsip Penilaian
Prinsip-prinsip penilaian pembelajaran yaitu:
a. Sahih,penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang di ukur
b. Objektif,penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas
c. Adil, penilaian tidak didasari dengan kebutuhan khusus
d. Terpadu, penilaianmerupakan salah satu komponen kegiatan pembelajaran
e. Terbuka, prosedur, kriteria penilaian serta dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan
f. Menyeluruh dan berkesinambungan, penilaian mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai tehnik penilaian
g. Sistematis, penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku
h. Akuntabel, penilaian dapat dipertanggung jawabkan baik dari teknik,prosedur, maupun hasilnya.

E Strategi Pengembangan Penilaian Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab
1. Proses Penilaian
Sebelum menghasilkan sebuah nilai (penilaian), maka sebelumnya ada sebuah proses evaluasi yang mana telah dijelaskan sebelumnya bahwa evaluasi merupakan hal yang sangat penting dari proses pengembangan kurikulum. Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan melalui bagan di bawah ini.

Dalam pembelajaran Bahasa Arab terdapat empat kompetensi dasar yang ingin dicapai pada peserta didik yaitu membaca (qiro’ah), menulis (kitabah), mendengarkan (istima’) dan mengungkapkan (ta’bir).
Di antara strategi (teknik) penilaian ada beberapa macam tergantung kompetensi yang di ukur, seperti:
NO Teknik Penilaian Kompetensi yang Diukur
1. Penilaian kinerja Berbicara
2. Penilaian tertulis Memahami
3. Penilaian Proyek Menerapkan
4. Penilaian produk Menulis cerita pendek
5. Penilaian Porto folio Menulis
6. Penilaian diri Memecahkan masalah
Sehingga dapat ditarik sebuah pemahaman jika dalam pembelajaran bahasa arab membidik empat kompetensi dasar, maka bisa dikembangkan dengan teknik penilaian kinerja(untuk ta’bir) penilaian tertulis(untuk istima’) penilaian portofolio(untuk kitabah) penilaian proyek(untuk qiroah)

IV. KESIMPULAN
Strategi penilaian dalam pengembangan kurikulum pembelajaran merupakan sesuatu yang urgent, adapun mengenai perbedaan maupun persamaan istilah evaluasi dan penilaian tidak perlu diperdebatkan karena perbedaannya hanya pada konteks pemakaian. dalam Strategi penilaian erat sekali dengan pendekatan pada waktu proses pembelajaran sehingga dalam prakteknya penilaian akan selalu terkait disamping hasil dari pembelajaran juga prosesnya.adapun teknik penilaian biasanya tergantung pada kompetensi yang akan diukur

V. DAFTAR PUSTAKA
Sutarjo Adisusilo, JR, Pengembangan Penilaian Proses Hasil Belajar, (makalah dalam bentuk pdf),
M. Ainin dkk, Evaluasi dalam Pembelajaran Bahasa Arab, (Malang, Misykat:2006),
Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran :Mengembangkan Standar Kompetensi Guru (Bandung, PT Remaja Rosda Karya: 2009),
http//www.slideshare.net/na suprawoto/evaluasi –pendidikan(Mujiyanto P)

Tentang stf081100039

nothing too lose
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s